Archive for August 21st, 2016

Dewan Menulis “Damai”

Kaki kecil

oleh Salsabilah

kaki kecil

kaki kecil dengan mata mengantuk

Menatap bintang, sambil mencari apa itu damai bagi dunia.

Apakah Damai adalah gejolak?

Damaikah yang mendinginkan perang?

Atau perang yang kerap menghasilkan hangat nya damai?

 

 

Tapi ku lihat perang di kata ada demi keadilan yang damai

Pertumpahan darah ada demi penyetaraan hak umat manusia

 

Kaki kecil menerawang

Menembus waktu lampau, melihat apa yang dikata damai membuat mati kedua orang tua nya

Menghacurkan tempat bermainnya

Menghilangkan apa yang dibilang masa depan

Ia menatap lurus pada bulan nun jauh disana

Lantang berkata, Bukan perdamaian namanya jika sebagian menghancurkan sebagian lainnya

Tidak, damai tidak seperti itu….

Lalu….

Apakah damai itu?

Aku punya selusin definisi damai dalam fikiran ku

Tapi tak satu pun

Pun tak pernah ada yg menjadi bentuk di dunia nyata

Salah!

Salah!

Orang salah menterjemahkan lima huruf itu

Lalu seperti apa damai bagi dunia?

Apakah damai hanya ada bagi yang satu rasa, satu suku dan satu warna

Sedang yang berbeda tidak boleh mendapatkannya?

Mayoritas saja kah yang memiliki damai dalam hidupnya?

Sedang marginal adalah objek yang harus musnah

Agar yang disebut damai bisa tumbuh di dunia

 

Kaki kecil bersedih….

Aku mendengar isak yang panjang dalam doa malamnya

Dia menanyakan pada tuhan. Seperti apa damai itu?

tapi, Ia semakin tidak mengerti

Apakah Tuhan menyukai damai?

Lalu terbayang olehnya lantang nama Tuhan di sebut dalam irama rudal dan ketukan selongsong pistol dan peluru beradu. Seperti itu kah damai yang Tuhan mau?

Tidak,

Bukan itu damai milik Tuhan

Tentu bukan

Lalu ia bertanya pada bayang nya dalam angin malam

Mengapa ia harus mencari damai

Sedang tanpa alas dan atap pun dia berbahagia

Dalam hening malam dan sunyinya ketidakadilan ibu kota

Biar saja ku buat damai bagiku sendiri

Katanya

 

Kaki kecil kini tak lagi peduli apa damai itu

Sejak dia tau, menjadi bahagia dalam nikmat Tuhan-Nya saja sudah membuatnya tenang

Semoga dunia berbahagia

Dalam damai yang sulit di definisi

Dalam damai mereka yang penuh egoisme dan akuisisi diri

Dalam damai yang mungkin tuhan tak suka namun tetap di jalani

Semoga Tuhan menganugrahi damai yang sejati yang berasal dari-Nya

Semoga dunia berbahagia

Seperti kaki kecil berbahagia dalam nikmat Tuhan-Nya

 

Share
Kalender
August 2016
S M T W T F S
« Feb   Sep »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
badge Fahutan IPB

IPB Badge

Arsip
Badge IPB