SK Pemira Fahutan 2016

TATA CARA PENCALONAN DAN PENGUNDURAN DIRI CALON  KETUA BEM FAHUTAN IPB PERIODE 2016-2017

 

BAB I

Ketentuan umum

Pasal 1

  1. Bakal calon ketua BEM Fahutan IPB yang selanjutnya disebut dengan bakal calon adalah setiap anggota penuh Fahutan IPB sesuai ART Fahutan IPB yang mendaftarkan diri sebagai bakal calon ketua BEM Fahutan periode 2016-2017.
  2. Calon ketua BEM Fahutan IPB adalah bakal calon yang telah melengkapi persyaratan dan dinyatakan lolos verifikasi oleh KPRW.

 

BAB II

Mekanisme Pencalonan

Pasal 2

  1. Mahasiswa yang berminat menjadi calon ketua BEM Fahutan dapat mendaftarkan diri kepada KPRW.
  2. Pendaftaran bersifat terbuka untuk anggota penuh Fahutan IPB.
  3. Waktu pendaftaran dimulai sejak tanggal 9 September 2016 pukul 08.00 WIB sampai 22 September 2016 pukul 20.00 WIB.
  4. Apabila mahasiswa yang berminat menjadi bakal calon berhalangan untuk mengambil berkas persyaratan pencalonan secara langsung dapat diwakilkan dengan melampirkan surat kuasa dari mahasiswa yang bersangkutan.
  5. Batas akhir waktu pengumpulan berkas persyaratan kepada KPRW adalah pada tanggal 23 September 2016 pukul 20.00 WIB diserahkan ke sekretariat pemira fahutan.
  6. Bakal calon yang akan mengumpulkan berkas harus konfirmasi kepada penanggung jawab verifikasi dan kampanye.
  7. Apabila bakal calon berhalangan untuk mengumpulkan berkas persyaratan maka pengumpulan berkas persyaratan dapat diwakilkan dengan melampirkan surat kuasa dari bakal calon.
  8. Bakal calon wajib mengisi formulir pendaftaran dan menyerahkan seluruh persyaratan yang ditetapkan kepada KPRW sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.
  9. Persyaratan yang harus dipenuhi oleh bakal calon adalah :
  1. Anggota penuh Fahutan IPB, dibuktikan dengan fotocopy KTM dan fotokopi sertifikat BCR/KARIB atau surat keterangan asli telah mengikuti BCR/KARIB yang ditandatangani oleh ketua panitia BCR/KARIB.
  2. Warga Negara Indonesia (WNI), dibuktikan dengan fotocopy KTP atau surat identitas lainnya yang masih berlaku selama masa pendaftaran.
  3. Surat keterangan berbadan sehat terbaru dari dokter yang dibuat maksimal 2 minggu sebelum waktu verifikasi.
  4. Didukung oleh mahasiswa, dibuktikan dengan menyerahkan fotocopy KTM dan disertai tanda tangan otentik pemilik KTM yang bersangkutan dan tidak boleh sama antar bakal calon serta bukan berasal dari perangkat Pemira Eksekutif Fahutan IPB dan anggota DPM Fahutan IPB, dengan jumlah 40 lembar dari masing-masing departemen.
  5. Mengisi formulir pendaftaran yang dapat diperoleh di sekretariat pemira Fahutan IPB.
  6. Menyerahkan soft file pas foto berwarna yang terbaru.
  7. Menyerahkan surat keterangan berkelakuan baik dari Fakultas Kehutanan
  8. Bukan merupakan anggota perangkat pemira Eksekutif  Fahutan IPB
  9. Surat pernyataan diri bermeterai dengan nominal Rp 6.000,00 yang menyatakan bahwa seluruh berkas persyaratan dapat dipertanggungjawabkan keabsahannya.
  10. Surat rekomendasi dari dosen Pembimbing Akademik.
    1. KPRW tidak akan menerima berkas persyaratan yang dikumpulkan melebihi batas akhir waktu pengumpulan berkas persyaratan yang telah ditetapkan oleh KPRW.
    2. Apabila bakal calon tidak mengumpulkan berkas persyaratan sampai batas akhir waktu pengumpulan berkas yang telah ditetapkan oleh KPRW maka bakal calon tersebut dianggap telah mengundurkan diri dan harus membuat surat pernyataan pengunduran diri secara resmi kepada KPRW.
    3. KPRW memverifikasi seluruh persyaratan yang masuk dari bakal calon sesuai waktu yang ditetapkan oleh KPRW.

 

Mekanisme Pencalonan Masa Penambahan Waktu

Pasal 3

  1. Apabila sampai batas akhir waktu pendaftaran yang telah ditentukan tidak ada bakal calon yang mendaftar maka akan diadakan penambahan waktu selama 4×24 jam sejak pendaftaran ditutup untuk melakukan pendaftaran dan pengumpulan berkas persyaratan.
  2. Apabila sampai batas waktu pendaftaran hanya ada satu calon dan telah mengumpulkan berkas persyaratan, akan dilanjutkan ke tahap verifikasi.
  3. 3. Apabila sampai batas akhir penambahan waktu yang telah ditentukan tidak ada bakal calon yang mengumpulkan berkas persyaratan, maka tahapan pemira selanjutnya diserahkan kepada DPM Fahutan IPB.

BAB III

Kewajiban dan Hak Calon

Pasal 4

  1. Setelah ditetapkan sebagai calon, maka yang bersangkutan wajib membentuk tim sukses dari mahasiswa Fahutan IPB dan didaftarkan secara resmi kepada KPRW sesuai dengan mekanisme pendaftaran tim sukses.
  2. Calon wajib menaati peraturan dan mengikuti rangkaian kegiatan Pemira yang telah ditetapkan oleh KPRW.
  3. Setelah ditetapkan sebagai calon, maka yang bersangkutan berhak mendapatkan informasi dari KPRW mengenai rangkaian kegiatan Pemira.

 

BAB IV

Mekanisme Pengunduran Diri

Pasal 5

Bakal Calon

  1. Pengunduran diri bakal calon dilakukan dengan membuat surat pengunduran diri secara resmi kepada KPRW.
  2. Apabila pasal 5 ayat 1 tidak dipenuhi maka KPRW berhak untuk mengumumkan nama bakal calon yang tidak mengumpulkan surat pengunduran diri sesuai dengan ketentuan yang ditentukan oleh KPRW.

 

Pasal 6

Calon

  1. Pengunduran diri calon dilakukan dengan membuat surat pengunduran diri secara resmi kepada KPRW.
  2. Jika calon mengundurkan diri, maka calon wajib membayar denda berupa uang Rp 500.000,00 kepada KPRW dan membuat surat terbuka yang berisikan pernyataan permohonan maaf kepada seluruh mahasiswa Fahutan IPB yang disebarkan di daerah Fahutan
  3. Surat pernyataan permohonan maaf tersebut disahkan oleh KPRW.
  4. Apabila calon meninggal dunia, maka secara otomatis gugur sebagai calon dan tidak dikenakan sanksi apapun.
  5. Apabila calon mengundurkan diri sehingga tidak ada calon ketua BEM Fahutan, maka tahapan Pemira selanjutnya diserahkan kepada DPM Fahutan IPB.

PENJELASAN ATAS KETETAPAN

Nomor 001/Tap/KPRW/IX/2016

TENTANG

TATA CARA PENCALONAN DAN PENGUNDURAN DIRI CALON KETUA BEM FAHUTAN IPB PERIODE 2016-2017

 

Pasal 1

Ayat 1

  • Definisi mendaftar adalah mengambil berkas persyaratan dan mengisi form pendaftaran.
  • Anggota penuh adalah mahasiswa fahutan yang telah lulus Masa Perkenalan fakultas (MPF).

Ayat 2

Cukup jelas

Pasal 2

Ayat 1

Cukup jelas

Ayat 2

Cukup jelas

Ayat 3

Yang dimaksud dengan pukul 08.00 dan 20.00 WIB adalah sesuai dengan waktu di jam KPRW yang mengacu pada operator Indosat.

Ayat 4

Surat kuasa dianggap sah apabila dilengkapi dengan tanda tangan diatas materai Rp.6000 oleh calon yang memberikan kuasa sarta tanda tangan penanggung kuasa

Ayat 5

Yang dimaksud dengan pukul 20.00 WIB adalah sesuai dengan waktu di jam KPRW yang mengacu pada operator indosat.

Ayat 6

Konfirmasi yang dimaksud dapat bertemu langsung dengan anggota KPRW atau melalui sms dan telepon kepada penanggung jawab verifikasi dan kampanye yaitu Nikmatul Azizah (085640316430) dan Yuni Fitriana (083819377732)

Ayat 7

Ayat 8

Cukup jelas

Ayat 9 (a)

     Cukup jelas

Ayat 9 (b)

Surat identitas lainnya adalah SIM, akta kelahiran, paspor, kartu keluarga (KK), atau surat KTP sementara.

Ayat 9 (c)

Surat keterangan berbadan sehat yang dimaksud adalah surat yang dikeluarkan oleh klinik dr. Katili.

Ayat 9 (d)

  • Yang dimaksud dengan fotocopy KTM adalah fotokopi KTM bagian depan dan belakang yang data dirinya dapat terlihat dan terbaca dengan jelas.
  • Yang dimaksud dengan perangkat Pemira Eksekutif FAHUTAN IPB adalah KPRW, PPRW, dan P3
  • Tanda tangan asli pemilik KTM dibubuhkan pada fotocopy KTM bagian belakang dengan menggunakan tinta berwarna biru.
  • Otentik menurut KBBI : 1) dapat dipercaya; 2) asli;tulen; 3) sah

Ayat 9 (e)

Cukup jelas

Ayat 9 (f)

Soft file pas foto yang dimaksud adalah pas foto setengah badan dari kepala sampai pinggang mengenakan kemeja yang dikirimkan ke alamat e-mail pemirafahutan2016@gmail.com

Ayat 9 (g)

Cukup jelas

Ayat 9 (h)

Perangkat Pemira Eksekutif Fahutan IPB adalah KPRW, PPRW, dan P3W.

Ayat 9 (i)

Cukup jelas

Ayat 9 (j)

  • Surat rekomendasi yang dimaksud berisi perijinan untuk menjadi calon ketua BEM yang ditandatangani oleh dosen Pembimbing Akademik dengan melampirkan transkip nilai satu semester terakhir.
  • Surat rekomendasi dari pembimbing disediakan oleh KPRW.

Ayat 10

Cukup jelas

Ayat 11

Batas akhir waktu  pengumpulan berkas adalah tanggal 23 September 2016 pukul 20.00 WIB. Jika  sampai pada tanggal tersebut tidak ada bakal calon yang mengumpulkan berkas, maka batas akhir pengumpulan menjadi tanggal 24 September 2016  pukul 20.00 WIB. Surat

pernyataan pengunduran diri bakal calon diserahkan paling lambat 1×24 jam setelah batas akhir waktu pengumpulan.

Ayat 12

Cukup jelas

Pasal 3

Ayat 1

Penambahan waktu pendaftaran dimulai pada tanggal 23 September 2016 pukul 08.00 WIB sampai dengan 26 September 2016 pukul 20.00 WIB

Ayat 2

Cukup jelas

Ayat 3

Setelah dikembalikan kepada DPM Fahutan, hasil pembahasan di tingkat DPM mengenai tahapan Pemira selanjutnya akan disampaikan kepada KPRW  selambat-lambatnya 2×24 jam setelah pengumuman batas akhir penambahan waktu tidak ada bakal calon yang mengumpulkan berkas persyaratan.

Pasal 4

Ayat 1

Cukup jelas

Ayat 2

Cukup jelas

Ayat 3

Informasi dapat diperoleh secara langsung melalui tatap muka dengan KPRW dan melalui media sosial Pemira Fahutan.

Pasal 5

Ayat 1

Surat pengunduran diri bakal calon disediakan oleh KPRW.

Ayat 2

Cukup jelas

Pasal 6

Ayat 1

Surat pengunduran diri bakal calon disediakan oleh KPRW.

 

 

Ayat 2

Apabila terdapat calon yang mengundurkan diri sehingga membayar uang denda sebesar Rp. 500.000,00 maka dana tersebut akan digunakan untuk kegiatan pemira dan rinciannya akan dipublikasikan ketika pemira selesai.

Ayat 3

Surat pernyataan permohonan maaf dinyatakan sah sapabila terdapat tanda tangan ketua KPRW beserta stempel KPRW.

Ayat 4

Cukup jelas

Ayat 5

Cukup jelas

PETUNJUK TEKNIS VERIFIKASI PEMILIHAN CALON KETUA BEM FAHUTAN IPB PERIODE 2016-2017

BAB I

Petunjuk Teknis Verifikasi Pemira Fahutan IPB Tahun 2016

Pasal 1

Verifikasi Bakal calon

  1. Verifikasi adalah proses pemeriksaan kelengkapan dan kebenaran persyaratan bakal calon oleh KPRW yang bersifat
  2. Seluruh persyaratan bakal calon yang ditetapkan KPRW bersifat wajib.
  3. Bakal calon dinyatakan lolos verifikasi apabila memenuhi persyaratan yang dimaksud pada Surat Ketetapan 001/Tap/KPRW/IX/2016 bab 2 pasal 2 ayat 9.
  4. Verifikasi diselenggarakan pada tanggal 27 September 2016 mulai pukul 19.00 WIB oleh KPRW.
  5. Verifikasi dihadiri oleh perangkat Pemira Eksekutif wilayah Fahutan, bakal calon, saksi dan terbuka untuk mahasiswa Fahutan.
  6. Setiap bakal calon wajib mengirimkan 2 orang saksi untuk mengikuti verifikasi.
  7. Verifikasi berkas persyaratan bakal calon diurutkan berdasarkan waktu pengumpulan berkas pendaftaran.
  8. Apabila terdapat kesamaan persyaratan berupa KTM, maka KTM tersebut menjadi hak bakal calon yang mengumpulkan berkas lebih awal, sehingga untuk bakal calon yang tidak berhak atas KTM tersebut wajib mengganti dengan KTM yang berbeda dan disertai dengan tanda tangan otentik pemilik KTM pada waktu khusus yang ditetapkan oleh KPRW.
  9. Apabila bakal calon tidak ada yang lolos verifikasi maka akan diadakan verifikasi lanjutan pada tanggal 28 September 2016.
  10. Apabila setelah diadakan verifikasi lanjutan tidak ada bakal calon yang lolos verifikasi maka tahapan pemira selanjutnya akan diserahkan kepada DPM Fahutan IPB
  11. Bakal calon yang telah lolos verifikasi wajib memenuhi persyaratan tambahan yang ditetapkan oleh KPRW dan menyerahkannya paling lambat 1×24 jam setelah verifikasi ditutup. Persyaratan tambahan tersebut berupa :
    1. Mengisi dan mengembalikan formulir tim sukses yang disediakan oleh KPRW.
    2. Fotocopy KTM depan dan belakang setiap anggota tim sukses sebanyak 1 lembar.
    3. Pas foto berwarna yang terbaru setiap anggota tim sukses, ukuran 2×3 sebanyak 2 lembar
  12. Nomor urut calon ditetapkan pada saat verifikasi dengan hasil undian.
  13. KPRW mengumumkan seluruh calon yang lolos verifikasi kepada mahasiswa Fahutan

 

PENJELASAN ATAS KETETAPAN

Nomor: 002/Tap/KPRW/IX/2016

Tentang

PETUNJUK TEKNIS VERIFIKASI PEMILIHAN CALON KETUA BEM FAHUTAN IPB PERIODE 2016-2017

 

Pasal 1

Ayat 1

Cukupjelas

Ayat 2

Cukupjelas

Ayat3

Cukupjelas

Ayat 4

Cukupjelas

Ayat 5

Perangkat pemira eksekutif adalah KPRW, PPRW, dan P3W

Ayat 6

Yang menjadi saksi harus merupakan mahasiswa aktif fahutan yang belum menerima surat keterangan lulus

Ayat 7

Cukup jelas

Ayat 8

Yang dimaksud waktu khusus yang ditetapkan oleh KPRW adalah jangka waktu yang disediakan untuk melengkapi KTM pengganti karena sama dengan calon lainnya, yang ditetapkan sesuai kesepakatan anggota KPRW saat verifikasi berlangsung.

Ayat 9

Yang dimaksud verifikasi lanjutan adalah  proses melengkapi persyaratan bakal calon oleh KPRW yang belum terpenuhi pada verifikasi sebelumnya.

Ayat 10

Hasil Rapat PlenoDPM Fahutan IPB akan disampaikan kepada KPRW selambat-lambatnya 1×24 jam sejak verifikasi ditutup.

Ayat 11

Cukupjelas

Ayat 12

Nomor urut calon ditetapkan berdasarkan undian setelah verifikasi.

Ayat 13

Hasil verifikasi  diumumkan melalui meadia sosial dan mading DPM Fahutan.

Share

Leave a Reply

Kalender
September 2016
S M T W T F S
« Aug    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  
badge Fahutan IPB

IPB Badge

Arsip
Badge IPB